TANGERANG, Baratv.id — Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 sebagai forum strategis untuk merumuskan prioritas pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini mengusung tema Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.

Musrenbang menjadi wadah sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang. Forum ini dihadiri oleh Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho, perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang Selvi Andreany, unsur TNI-Polri, serta anggota DPRD Kabupaten Tangerang di antaranya Ahmad Syarip Hidayatullah, H. Mamun Murod, H. Saepudin, dan Solih Sobirin. Turut hadir unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pembahasan, sejumlah isu krusial menjadi perhatian utama, meliputi pelebaran jembatan, ketahanan pangan berkelanjutan, penanganan banjir, serta peningkatan infrastruktur wilayah.

Camat Sepatan Timur, Miftah Shuritho menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mengajukan berbagai program strategis untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan infrastruktur dasar.

“Usulan yang kami sampaikan mencakup pengembangan pertanian lokal, pemanfaatan lahan produktif, serta dukungan bagi kelompok tani dan usaha pangan berbasis masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Miftah Shuritho.

Selain sektor pangan, persoalan banjir yang masih kerap terjadi di beberapa titik wilayah Sepatan Timur juga menjadi fokus pembahasan. Usulan penanganan meliputi normalisasi saluran air, perbaikan sistem drainase, serta pembangunan sistem pengendalian banjir terpadu guna menekan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Pada sektor infrastruktur, peserta Musrenbang menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan lingkungan, fasilitas umum, serta sarana pendukung pelayanan publik. Infrastruktur yang memadai dinilai berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang, Selvi Andreany, menegaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).

“Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. Kecamatan Sepatan Timur juga masuk dalam kategori wilayah pengembangan ekonomi kreatif,” tegas Selvi Andreany.

Ia berharap aspirasi masyarakat Sepatan Timur, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, hingga infrastruktur, dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Kegiatan Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan usulan prioritas pembangunan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Kecamatan Sepatan Timur yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

(Namin)