TANGERANG, Baratv.id — Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) melaksanakan pemasangan Sambungan Langsung (SL) gratis di Perumahan Pondok Permata, Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg. Selain sambungan gratis, perusahaan juga menyalurkan paket sembako untuk 200 keluarga.
Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, yang membuka acara simbolis tersebut bersama Direktur Teknik Yadi Treviyadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rencana bisnis lima tahun perusahaan untuk mendukung Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kawasan terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kegiatan yang diselenggarakan hari ini merupakan program rencana bisnis kita di lima tahun ke depan terhadap MBR dan di sini adalah kawasan yang terdampak TPA. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Bupati Tangerang untuk memperluas akses pelayanan air bersih bagi masyarakat,” ujar Sofyan Sapar.
Selain pemasangan sambungan, PERUMDAM TKR juga memberikan paket sembako kepada 200 keluarga sebagai bentuk kepedulian sosial. Program ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang dan dijadikan agenda berkelanjutan yang akan terus diwujudkan melalui kolaborasi antara PERUMDAM TKR dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Target Peningkatan Cakupan Pelayanan
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan bahwa program SL gratis adalah bentuk nyata peningkatan pelayanan publik di bidang air bersih. Menurut Bupati, saat ini sekitar 67 persen masyarakat Kabupaten Tangerang telah menikmati layanan PERUMDAM TKR, dan target peningkatan cakupan ke depannya diharapkan dapat tercapai dalam empat hingga lima tahun.
“Program ini adalah komitmen kami bersama untuk memperluas layanan air bersih. Pemerintah bersama PERUMDAM TKR sudah membantu dengan menggratiskan pemasangan, kini giliran masyarakat menjaga keberlanjutan layanan,” ujar Bupati.
Penguatan Literasi dan Pelestarian Lingkungan
Pengamat Kebijakan Publik, Adib Miftahul, menyatakan bahwa jasa layanan air bersih yang masif dari BUMD menunjukkan prioritas publik yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya literasi untuk mengurangi eksploitasi air tanah secara berlebihan.
“Pemda harus mendorong dan menguatkan penegakan terhadap aturan pemakaian air tanah… Dengan masyarakat yang paham layanan begitu, eksploitasi pemakaian air tidak serampangan,” ujar Adib Miftahul.
Warga menyambut baik program ini. Ketua RW 06 Pondok Permata Rajeg, Hendriana, menyampaikan bahwa 124 sambungan baru telah terealisasi pada kegiatan tersebut, melengkapi sambungan awal yang menjangkau total 470 kepala keluarga (KK).
Warga berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain sehingga akses air bersih dapat dinikmati merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.



















