TANGERANG, Baratv.id – Masyarakat Kabupaten Tangerang kembali mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan kerja melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang disiapkan UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang. Memasuki Triwulan IV 2026, sebanyak 12 kejuruan pelatihan akan dibuka untuk mendukung peningkatan kompetensi pencari kerja dan calon tenaga kerja.
Program yang berada di bawah Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang tersebut direncanakan mulai berlangsung pada akhir September 2026. Pelaksanaan pelatihan akan dilakukan di dua lokasi, yakni UPTD Latihan Kerja Jayanti dan UPTD Latihan Kerja Kosambi.
Beragam bidang keterampilan disiapkan, mulai dari sektor teknis dan industri hingga jasa, kuliner, kecantikan, desain, perkantoran, serta keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha mandiri.
12 Kejuruan Pelatihan yang Dibuka
Adapun 12 kejuruan yang disiapkan dalam program pelatihan Triwulan IV 2026 meliputi:
- Technical Service Sistem Kelistrikan
- Pembuatan Kuliner Roti dan Kue
- Desainer Grafis Muda
- Practical Office Advance
- Merias Wajah
- Teknisi Perawatan AC Residential (Kualifikasi 2)
- Operator Forklift
- Peracikan Minuman Kopi (Barista)
- Housekeeping
- Service Sepeda Motor Sistem Injeksi
- Drafter Mesin
- Plate Welder SMAW 1G/PA – Kualifikasi 2
Disiapkan Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, mengatakan pelatihan kerja menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama masyarakat usia produktif.
Menurut Rudi, perkembangan kebutuhan tenaga kerja membuat keterampilan yang dimiliki pencari kerja harus semakin spesifik dan sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.
“Pelatihan kerja menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja. Kami terus mendorong agar program yang dibuka benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan pasar kerja,” ujar Rudi Lesmana.
Ia berharap program tersebut dapat memperkuat keterhubungan antara pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Di sisi lain, keterampilan yang diperoleh peserta juga dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Dua Lokasi Perluas Akses Pelatihan
Kepala UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang, Bambang Dwi Purwanto, menjelaskan pengembangan jenis pelatihan terus dilakukan agar kejuruan yang tersedia memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Kami terus berupaya menghadirkan berbagai pilihan kejuruan yang dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja, baik untuk kebutuhan industri maupun untuk menciptakan wirausaha baru. Harapannya, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkan kompetensi tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Bambang Dwi Purwanto.
Menurutnya, keberadaan UPTD Latihan Kerja Jayanti dan UPTD Latihan Kerja Kosambi menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap program peningkatan keterampilan.
Sejumlah kejuruan seperti Operator Forklift, Teknisi Perawatan AC, Service Sepeda Motor Sistem Injeksi, Technical Service Sistem Kelistrikan, Drafter Mesin dan Plate Welder diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis yang dibutuhkan sektor industri.
Sementara itu, bidang Pembuatan Kuliner Roti dan Kue, Barista, Merias Wajah, Desainer Grafis Muda serta Practical Office Advance dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan keterampilan profesional maupun merintis usaha mandiri.
Fokus pada Kompetensi Peserta
UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang menempatkan kualitas kompetensi peserta sebagai salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan pelatihan. Peserta diharapkan tidak sekadar mengikuti proses pembelajaran, tetapi mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh setelah pelatihan selesai.
“Yang paling penting adalah bagaimana peserta setelah mengikuti pelatihan benar-benar memiliki kompetensi yang dapat digunakan. Baik untuk bekerja di perusahaan, meningkatkan kemampuan di tempat kerja, maupun menjadi modal untuk membangun usaha sendiri,” kata Bambang.
Program pelatihan berbasis kompetensi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga terampil. Selain meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan, keterampilan yang diperoleh juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan membuka peluang kewirausahaan.
Dengan dibukanya 12 kejuruan pada Triwulan IV 2026, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang melalui UPTD Latihan Kerja kembali memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan kerja.
Masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut diharapkan memperhatikan informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran, persyaratan, lokasi pelatihan, kuota peserta, serta tahapan seleksi melalui kanal informasi resmi UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang.
Pelaksanaan yang dijadwalkan mulai akhir September 2026 ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mencetak tenaga kerja Kabupaten Tangerang yang kompeten, produktif dan memiliki daya saing, sekaligus mendorong tumbuhnya peluang usaha baru di tengah masyarakat.



















