JAKARTA, Baratv.id – Baratv.id – Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 tahun menjadi saksi pelantikan serentak Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Penjaringan periode 2026–2031, Minggu (15/2/2026) pukul 13.00 WIB di Aula Kantor Kecamatan Penjaringan.

Pelantikan ini melibatkan lima kelurahan, yakni Penjaringan, Pejagalan, Pluit, Kapuk Muara, dan Kamal Muara. Sejumlah tokoh agama, unsur pemerintah, aparat keamanan, serta badan otonom (Banom) NU turut hadir dalam kegiatan tersebut.

PWNU DKI Jakarta Apresiasi Perkembangan NU Jakarta Utara

Ketua PWNU DKI Jakarta, KH. Syamsul Ma’arif, menyampaikan rasa syukur atas pertumbuhan signifikan kepengurusan NU di Jakarta Utara, mulai dari tingkat PCNU hingga anak ranting.

“NU di Jakarta Utara sangat dicintai masyarakat. Hal ini terlihat dari bertambahnya jajaran kepengurusan yang semakin solid,” ujarnya.

Ia menilai, soliditas struktur organisasi menjadi modal penting dalam menjaga peran NU sebagai penjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

Komitmen Sinergi dengan Tiga Pilar dan Banom NU

Ketua Ranting NU Penjaringan terpilih, Ustad H. Muhamad Nor Said, SHI, mengungkapkan rasa syukur atas pelantikan yang digelar bersamaan dengan PRNU se-Jakarta Utara.

Ia menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi dengan tiga pilar pemerintah serta Banom NU seperti GP Ansor-Banser, Muslimat NU, Fatayat NU, dan IPNU-IPPNU, termasuk organisasi kemasyarakatan lainnya di wilayah Penjaringan.

“Pengurus kami akan mengatur waktu secara profesional untuk kepentingan organisasi. Kami yakin akan kompak dengan dukungan MWC NU Penjaringan,” katanya.

Pesan Kebangsaan dan Moderasi Beragama

Dewan Kota Kecamatan Penjaringan, Radian Azhar, S.E., MM. yang juga menjabat sebagai Mustasyār MWC NU Kecamatan Penjaringan, mengingatkan pentingnya menjaga Islam yang damai serta menghargai perbedaan.

Menurutnya, kepengurusan periode 2026–2031 harus lebih progresif dan bersinergi dengan pemangku kebijakan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“PCNU Jakarta Utara diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan menjadi teladan dalam perilaku sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Prosesi Pelantikan dan Rangkaian Acara

Acara yang dipandu Ustadz Asdari diawali dengan pembacaan Tahlil oleh Kiyai Rono Rodiatan, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an dan Sholawat Badar oleh Ustadz Nur M Azizudin, serta menyanyikan lagu kebangsaan dan mars Syubbanul Wathon oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Penjaringan.

Sambutan disampaikan oleh Ustadz Sumamo (Ketua Panitia), Kyai H. Mas’ud HJ, S.Sos.I (Ketua Tanfidziyah MWC NU Penjaringan), KH. Agus Muslim, M.Pd (Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Utara), Kyai H. Muktar (Wakil Rois Syuriyah PCNU Penjaringan), serta perwakilan Kapolsek Penjaringan Iptu Bambang.

Prosesi pelantikan dipimpin Wakil Sekretaris PCNU Jakarta Utara, Kyai Moch Dimyanti bersama Rois Syuriyah PCNU Jakarta Utara, KH. Nasihin Zein, M.Sos setelah pembacaan Surat Keputusan (SK).

Susunan Pengurus PRNU Penjaringan 2026–2031

Struktur Syuriyah:
Rais: Kyai Luqman Hadi
Wakil Rais: Ustad Muhtar Zaini, H. Sipan, Ustad Shobirin
Katib: Ustad Ahmad Rifa’i
Wakil Katib: Ustad Jajang, Ustad Wahid Kurniawan, S.Pd

A’wan:
Ustad Baidowi, M.Pd
Ustad Istiarno
Ustad Daeng Usman, S.Pd

Struktur Tanfidziyah:
Ketua: H. Muhammad Abdullah Noor Sa’id, S.H.
Wakil Ketua: Deny Syafruddin, S.T., Ustad Hamdiyanto, Ustad Ihsan Ardiansyah
Sekretaris: Ustad Tubagus Ahmad Ripa’i, S.H.
Wakil Sekretaris: Galih Sumadi, Anton Rohim, Ustad Ali Malusi
Bendahara: Hery Firmansyah
Wakil Bendahara: Sulaeman

Pelantikan serentak ini menjadi simbol penguatan struktur organisasi NU di tingkat akar rumput, sekaligus penegasan komitmen dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta pelayanan sosial keumatan di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.