JAKARTA, Baratv.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk bertindak tegas terhadap perusahaan maupun pihak mana pun yang terbukti melanggar hukum dan merugikan kepentingan negara serta masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato pergantian Tahun Baru 2026 yang digelar di Posko Pengungsian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu malam (31/12/2025). Pemilihan lokasi pidato ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Negara Tak Akan Toleransi Pelanggaran Hukum
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa kepatuhan terhadap hukum merupakan kewajiban mutlak. Pemerintah, kata Prabowo, tidak akan memberikan toleransi kepada perusahaan yang mengabaikan aturan demi keuntungan sepihak.
Ia memastikan pemerintah siap mengambil langkah paling tegas, termasuk pencabutan izin usaha, terhadap perusahaan yang terbukti melanggar hukum.
“Semua perusahaan, semua pihak yang melanggar hukum akan kita tertibkan. Yang tidak patuh kepada undang-undang akan kita cabut izinnya. Negara tidak boleh kalah oleh pelanggaran hukum,” tegas Prabowo.
Menurut Presiden, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada perlakuan khusus terhadap pihak mana pun, terutama jika tindakan mereka merugikan kepentingan rakyat.
Pemerintah Siap Ambil Langkah Ekstrem Demi Kepentingan Rakyat
Prabowo menilai masih terdapat praktik-praktik yang merugikan negara, baik dalam pengelolaan sumber daya alam maupun aktivitas usaha yang tidak sesuai ketentuan. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah ekstrem demi melindungi kepentingan nasional.
“Kami akan bertindak demi kepentingan bangsa, kepentingan negara, dan terutama kepentingan rakyat,” ujarnya.
Kehadiran Negara di Tengah Rakyat Terdampak Bencana
Selain menyoroti penegakan hukum, Prabowo kembali menegaskan bahwa negara hadir bersama rakyat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam. Ia meminta masyarakat untuk tetap percaya kepada pemerintah dan kepemimpinan nasional.
“Percayalah, pemimpin-pemimpinmu tidak akan meninggalkan kalian. Negara akan selalu bersama rakyat,” kata Prabowo.
Presiden mengungkapkan bahwa seluruh jajaran kabinet telah ditugaskan secara bergiliran untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal di berbagai daerah.
Pentingnya Menjaga Lingkungan Hidup
Dalam pidato tersebut, Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, kerusakan alam dapat memperbesar risiko bencana di masa depan.
Pembangunan, kata dia, harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan lingkungan agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi generasi mendatang.
“Alam harus kita hormati, kita jaga, dan kita rawat. Tidak boleh kita rusak. Jika kita abai, alam akan memberi tantangan dan cobaan yang berat bagi kita semua,” tuturnya.
Sinyal Kuat Arah Kebijakan Pemerintah 2026
Pidato Presiden Prabowo di awal Tahun 2026 ini dinilai sebagai sinyal kuat arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam hal penegakan hukum, perlindungan lingkungan, dan keberpihakan kepada rakyat.
Dengan sikap tegas tersebut, pemerintah berharap seluruh elemen bangsa, termasuk dunia usaha, dapat menjalankan aktivitasnya secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.



















