SERANG, Baratv.id — Arah pembangunan Kota Serang menjadi perhatian dalam Forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Cipayung Plus Serang di Ledeugh Resto and Cafe, Kamis, 20 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi ruang bagi kalangan pemuda untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan pertanyaan mengenai kebijakan pembangunan di Kota Serang.
Diskusi tidak hanya membahas program pemerintah, tetapi juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap kebijakan publik. Cipayung Plus Serang menilai partisipasi pemuda perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pembangunan, bukan sekadar sebagai pihak yang menerima hasil kebijakan.
Menurut pandangan yang disampaikan dalam forum, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya program yang direncanakan atau diumumkan pemerintah. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kebijakan tersebut memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks itu, pemerintah dinilai perlu memiliki keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik. Kritik yang disampaikan masyarakat semestinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
Hasan Basri, Wakil Ketua III DPRD Kota Serang dari Fraksi PKS, mengatakan ruang dialog antara masyarakat, pemuda, dan pemerintah perlu terus dijaga. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam mengawal proses pembangunan di daerah.
“Masyarakat membutuhkan transparansi. Pemuda membutuhkan ruang partisipasi. Dan pemerintah membutuhkan keberanian untuk membuka diri terhadap kritik,” ungkap Hasan Basri dalam forum tersebut.
Ia menilai demokrasi tidak berhenti pada proses pengambilan keputusan oleh pihak yang memiliki kewenangan. Pengawasan masyarakat terhadap keputusan dan kebijakan publik juga menjadi bagian penting agar pembangunan tetap berada pada jalur yang sesuai dengan kepentingan masyarakat.
FGD tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai arah pembangunan Kota Serang serta sejauh mana kebijakan pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pertanyaan tersebut dinilai perlu dijawab melalui kebijakan yang transparan, terukur, dan memiliki tindak lanjut yang jelas.
Cipayung Plus Serang juga menekankan bahwa forum diskusi tidak seharusnya berhenti setelah kegiatan selesai. Gagasan, kritik, dan rekomendasi yang muncul dalam forum diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi para pemangku kebijakan.
“Kini tantangannya bukan lagi sekadar berbicara, tetapi memastikan setiap gagasan memiliki tindak lanjut yang nyata,” kata Hasan Basri.
Dengan demikian, forum tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong partisipasi publik dalam pembangunan Kota Serang. Pemerintah diharapkan tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga menunjukkan langkah konkret dalam merespons berbagai masukan yang disampaikan.
Pada akhirnya, arah pembangunan Kota Serang tidak hanya ditentukan oleh pemerintah dan lembaga yang memiliki kewenangan. Partisipasi masyarakat dan pemuda dalam menyampaikan kritik serta mengawal kebijakan juga menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas.



















