TANGERANG, Baratv.id — Kegiatan acara ini adalah Workshop Bertema Partisipasi Perempuan Dalam Berpolitik Tahun 2025 yang dilaksanakan di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Ruang Rapat Ar-rabiah DP3AP2KB Lantai 4 Pada Hari Rabu (08/10/2025).
Kegiatan workshop ini dalam rangka pelaksanaan program pengasurtamaan Gender dan pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DP3AP2KB) Kota Tangerang melalui kegiatan Pemberdayaan Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi pada Organisasi Kemasyarakatan.
Dalam kegiatan workshop ini Menjelaskan tentang pentingnya Partisipasi Perempuan Dalam Berpolitik karena dalam sebuah organisasi atau institusi publik, dominasi kaum laki-laki sebagai pemimpin memang masih begitu kuat, Padahal kenyataannya Perempuan sangat penting dan mempunyai potensi yang tidak kalah kuat dengan kaum laki-laki dalam hal memimpin, Kepemimpinan tidak mungkin bisa terlepas dari individu yang berperan sebagai pemimpin itu sendiri.
Dalam Kegiatan Workshop hari ini Dihadiri Oleh Narasumber : Ibu Hj. Yeni Kusumaningrum,S.E.,As Sebagai Dewan DPRD Dapil V Dari Fraksi PKS Komisi II Kota Tangerang. Bapak Kiki Luthfilah Sebagai Penelitian KPPN, dan Ibu Yusnidar Simatupang Sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB.
Dan Peserta Workshop Bertema Partisipasi Perempuan Dalam Berpolitik Tahun 2025 ini dihadiri Oleh Anggota Partai Politik, Komunitas, Dan Organisasi Perempuan di kota tangerang.
Hj. Yeni Kusumaningrum,S.E.,As pun menyampaikan dalam workshop nya bahwa alhamdulillah DP3AP2KB hari ini telah melaksanakan seminar tentang Peran perempuan dalam politik.
Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung perempuan agar lebih banyak yg berpartisipasi aktif dalam politik bukan hanya sebagai penonton dan penggembira saja dalam kontestasi pemilihan.
Contohnya dalam hal penetapan kebijakan dan keputusan-keputusan strategis yang terkait dengan kebutuhan perempuan tentu yang paling paham adalah perempuan.
Oleh karenanya memberikan pemahaman *Women Support Women* (perempuan mendukung perempuan) di kalangan perempuan harus terus kita lakukan agar keterwakilan perempuan minimal 30% bukan hanya dalam pen calegan tapi juga keterwakilan dalam legislatif,” ucap nya.
(Lulu Zaerina)






