TANGERANG, Baratv.id — Lurah Cikokol, Solihin, S.Ag., M.Si, menegaskan dukungan penuh terhadap pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan pertanian produktif. Program ini dinilai bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan antarwarga, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Solihin, pemanfaatan lahan kosong memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan perkotaan. Selain dapat dijadikan sarana praktik bercocok tanam, langkah ini juga memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli dan memanfaatkan potensi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

“Kami ingin mengajak masyarakat agar tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai. Dengan ditanami sayuran dan tanaman produktif lainnya, lahan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjadi ruang belajar bersama. Harapannya, kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat gotong royong dan memotivasi warga untuk lebih aktif dalam bertani. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Tangerang, khususnya di Kelurahan Cikokol,” ujar Solihin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Tangerang yang mendorong terciptanya lingkungan bersih, hijau, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan lahan kosong secara tepat, masalah sampah liar dapat diminimalisasi, sementara lingkungan menjadi lebih asri dan tertata.

Program pemanfaatan lahan kosong ini juga diharapkan mampu membangun interaksi lintas generasi. Para orang tua bisa menularkan pengalaman bercocok tanam kepada anak-anak muda, sehingga terjalin hubungan harmonis yang bermanfaat bagi pembangunan sosial di masyarakat.

Sejumlah warga menyambut baik langkah ini. Mereka menilai selain dapat menekan biaya belanja rumah tangga, hasil panen dari lahan kosong bisa menjadi tambahan sumber pangan sehat. Warga berharap program ini tidak hanya menjadi gerakan sesaat, melainkan berkelanjutan dan dapat dikembangkan di wilayah lain.

Dengan adanya dukungan dari pihak kelurahan, masyarakat Cikokol semakin termotivasi untuk menanam, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun kemandirian pangan. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana lahan kosong di perkotaan bisa diubah menjadi ruang produktif yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Lulu & Catur)