LEBAK, Baratv.id — Kondisi jalan nasional Rangkasbitung–Bogor yang melintasi Kampung Cijalur, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan warga.
Jalan utama penghubung antarprovinsi itu sudah rusak parah selama enam bulan terakhir dan kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Pantauan di lokasi menunjukkan, kerusakan jalan mencapai sekitar 5 hingga 10 meter dengan permukaan berlubang dan bergelombang.
Tidak ada rambu peringatan maupun pembatas yang menandai adanya jalan rusak, sehingga pengguna jalan sering terjebak lubang, terutama saat malam hari.
Salah seorang warga berinisial S (45) mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama dan sering diperbaiki secara swadaya oleh warga.
Namun, perbaikan sementara menggunakan urugan tanah tidak bertahan lama.
“Sudah sekitar enam bulan rusak. Kami sering perbaiki sendiri pakai urugan, tapi kalau hujan datang rusak lagi,” ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Menurut S, kondisi jalan yang berlubang sering menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari saat penerangan minim.
“Sering ada kecelakaan, sudah sekitar enam orang yang jadi korban. Kadang pengguna jalan malah menyalahkan warga,” ungkapnya.
Sementara itu, P (33), salah satu pengguna jalan, berharap pemerintah segera melakukan perbaikan yang lebih permanen dan menyeluruh.
Ia menilai, jalan nasional Rangkasbitung–Bogor merupakan jalur vital penghubung Provinsi Banten dan Jawa Barat, sehingga perbaikannya mendesak dilakukan.
“Saya harap pemerintah segera hadir dan memperbaiki jalan ini, demi keselamatan dan kelancaran warga yang melintas,” katanya.
Kerusakan jalan nasional di wilayah Maja, Kabupaten Lebak, ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan serta aktivitas ekonomi antarprovinsi.
(Sopian Sauri)






