Kab. Tangerang,-Baratv.id- Semakin bertambahnya tahun semakin banyak dan tinggi pula kebutuhan yang harus diperhatikan dan dipenuhi oleh seluruh masyarakat kita, sehingga menyebabkan kurangnya waktu istirahat bagi masyarakat, apalagi dewasa ini kurangnya waktu untuk tidur menyebabkan laka lantas baik tunggal maupun yang menyebabkan banyaknya korban.
Sebagai salah 1 contoh diduga mengantuk atau mengalami Mikro sleep mobil mini bus pengangkut bahan makanan menabrak pagar pembatas jalan dan pohon yang berada di jalan puri jaya utama desa sukamantri kecamatan Pasar Kemis kabupaten Tangerang Provinsi Banten yang proses evakuasinya masih terlihat pada pagi tadi. Minggu (06/07/2025)

Menurut penuturan security Jamaludin yang berada dilokasi kejadian yang sedang mendampingi sekaligus memantau mobil derek untuk melakukan evakuasi mobil lakalantas yang berada dilokasi kejadian.
Dalam penuturan Jamaludin mengatakan,” kejadian terjadi pada malam hari berkisar pada pukul 22.00 Wib atau lebih pada Sabtu(05/07/2025) karena pada waktu bukan saya yang berjadwal pada patroli sehingga saya kurang begitu tahu persis perihal informasi kejadian tersebut,” Ucapnya.
Baratv.id menanyakan perihal korban lakalantas baik kesehatan terakhir maupun jumlah korban dalam kejadian tersebut.
Jamaludin menjelaskan, korban hanya 1 orang dan telah dievakuasi untuk melakukan tindakan pertolongan pertama oleh pihak korban dan untuk kondisi selanjutnya saya tidak tahu.
Menelaah dari kejadian diatas tentunya masyarakat dianjurkan untuk melakukan prosedural safety riding (prosedur aman dalam berkendara,-red) terutama bagi para pengendara kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4 terutama dalam hal mikro sleep.
Mikro sleep sendiri terjadi dalam beberapa detik namun akan berakibat fatalitas bilamana terjadi pada para pengendara maupun orang lain, banyak artikel di dunia maya menyebutkan dikarenakan kurangnya kualitas tidur maupun jam tidur yang kurang dikarenakan habit / kebiasaan masyarakat yang dewasa ini dinilai kurang dalam menjalaninya.
Baratv.id menyarankan kepada para pembaca untuk lebih memahami perihal perilaku aman berkendara dan juga cukup istirahat untuk kesehatan bagi para pembaca yang budiman. (RJT)






