LEBAK, Baratv.id – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lebak. Kali ini, korban adalah seorang perawat yang sedang menjalankan tugas pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunung Kendeng, Kecamatan Gunung Kencana, Jumat (27/2/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lingkungan puskesmas. Dalam rekaman itu, terlihat dua orang tak dikenal membawa kabur sepeda motor milik korban.

Kendaraan yang hilang diketahui merupakan Honda CRF warna hitam putih dengan nomor polisi A 2451 OO. Aksi pelaku berlangsung cepat tanpa menimbulkan suara mencurigakan sehingga tidak langsung disadari oleh korban maupun petugas lainnya.

Korban diketahui bernama Suregar Rosadi, Koordinator Perawat Puskesmas Gunung Kendeng yang juga menjabat sebagai Ketua PPNI Komisariat 4. Ia baru menyadari motornya hilang sekitar satu jam setelah kejadian, tepatnya pukul 21.00 WIB.

“Diketahui sejam setelah kejadian, jadi di jam 21.00 WIB, saya kaget karena tidak terdengar apapun,” ujar Suregar saat dikonfirmasi Baratv.id.

Saat kejadian, dirinya tengah berada di dalam ruangan puskesmas dan fokus menjalankan tugas pelayanan. Ia juga mengungkapkan bahwa waktu yang tertera pada rekaman CCTV tidak sesuai dengan waktu sebenarnya. Berdasarkan perkiraan, pencurian terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelaku Terekam Kamera Pengawas

Dari rekaman CCTV, salah satu pelaku tampak mengenakan celana pendek, baju berwarna putih, serta topi. Keduanya beraksi dengan cepat sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan tersebut.

Kasus pencurian motor di fasilitas pelayanan kesehatan ini menambah daftar tindak kriminal yang terjadi di ruang publik. Korban pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Kencana guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Suregar berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan dapat menemukan kembali kendaraan yang menjadi alat transportasi utamanya dalam bertugas.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat menindak lanjuti dan menemukan motor saya,” harapnya.

Kehilangan kendaraan tersebut berdampak pada mobilitas korban dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengingat sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya sarana transportasi yang digunakannya untuk bekerja.