SERANG, Baratv.id – Imas Suhartini bersama suami dan kedua anaknya masih bertahan di rumah yang kondisinya tidak layak huni di Kampung Jambu, RT 17/RW 04, Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini kesulitan memperbaiki tempat tinggal mereka.

Suami Imas bekerja sebagai kenek sopir pasir dengan penghasilan sekitar Rp25.000 hingga Rp50.000 setiap kali mendapat panggilan kerja. Jika tidak ada panggilan, penghasilan dari pekerjaan tersebut pun tidak ada.

Hal itu disampaikan Imas saat diwawancarai wartawan BaraTV. Dengan pemasukan yang tidak menentu, keluarga tersebut harus memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pendidikan kedua anaknya.

Dua Anak Masih Sekolah, Kondisi Rumah Memprihatinkan

Kedua anak Imas masih menempuh pendidikan. Anak pertamanya duduk di bangku SMA, sedangkan anak keduanya masih bersekolah di tingkat SD. Mereka tinggal bersama orang tua di rumah yang membutuhkan perbaikan.

Penghasilan keluarga yang terbatas membuat kebutuhan rumah tangga harus diatur dengan cermat. Ketika suami Imas tidak mendapatkan pekerjaan, kondisi keuangan keluarga semakin sulit.

Bagi Imas dan keluarganya, rumah yang layak menjadi kebutuhan mendasar. Selain sebagai tempat berlindung, kondisi tempat tinggal juga berpengaruh terhadap kenyamanan anak-anak saat beristirahat dan belajar.

Kesos Desa Bojong Pandan Sebut Rumah Imas Sudah Menjadi Prioritas

Menanggapi kondisi tersebut, pihak Kesejahteraan Sosial (Kesos) Desa Bojong Pandan, Ilham, membenarkan bahwa rumah yang ditempati Imas Suhartini sudah masuk dalam prioritas penanganan.

“Mungkin terhalang swadayanya, Pak,” ujar Ilham saat dikonfirmasi mengenai kondisi rumah tersebut.

Berharap Ada Solusi agar Rumah Bisa Diperbaiki

Keluarga Imas diharapkan memperoleh tindak lanjut dari pihak terkait agar kondisi tempat tinggal mereka dapat ditangani sesuai ketentuan program bantuan perumahan yang berlaku.

Pemerintah desa bersama instansi terkait diharapkan dapat meninjau kembali kondisi rumah tersebut, termasuk memastikan persyaratan bantuan dan kemungkinan solusi apabila keluarga mengalami kendala memenuhi kebutuhan swadaya.

Harapannya, status prioritas yang telah disampaikan pihak Kesejahteraan Sosial (Kesos) Desa Bojong Pandan dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata, sehingga keluarga Imas Suhartini bisa mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumah dan memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.