TANGERANG, Baratv.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) malam.
“Informasi ini dipublikasikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah analisis lebih lengkap,” tulis BMKG.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah daerah, mulai dari Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Tangerang—khususnya Kecamatan Sepatan. Warga Bogor dan Purwakarta juga melaporkan merasakan guncangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun dampak serius di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
Antisipasi Gempa Bumi
Gempa bumi bisa terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Berikut panduan singkat sebelum, saat, dan setelah gempa:
1. Sebelum Gempa
- Periksa kondisi rumah/bangunan; pastikan aman dari risiko longsor maupun likuefaksi.
- Kenali pintu darurat, tangga, dan titik aman berlindung.
- Kuasai dasar P3K dan penggunaan alat pemadam kebakaran.
- Simpan nomor telepon darurat di tempat mudah diakses.
- Pasang perabotan menempel kuat pada dinding; letakkan barang berat di bawah.
- Simpan bahan mudah terbakar di tempat aman.
- Biasakan mematikan listrik, gas, dan air bila tidak digunakan.
- Siapkan perlengkapan darurat: kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan instan, dan air bersih.
2. Saat Gempa Terjadi
- Tetap tenang; berlindung di bawah meja atau furnitur kokoh, lindungi kepala dan leher.
- Jauhi kaca, jendela, lemari tinggi, dan benda yang berpotensi roboh.
- Di luar ruangan: menuju area terbuka, hindari bangunan, tiang listrik, dan pepohonan.
- Sedang berkendara: berhenti di lokasi aman dan tetap di dalam kendaraan hingga guncangan reda.
- Gunakan tangga darurat; jangan gunakan lift.
3. Setelah Gempa
- Waspada gempa susulan.
- Periksa kondisi diri dan sekitar; berikan pertolongan pertama bila diperlukan.
- Keluar bangunan dengan tertib menuju tempat aman.
- Jangan menyalakan listrik, gas, atau api sebelum memastikan tidak ada kebocoran.
- Ikuti informasi resmi BMKG dan arahan aparat setempat.



















