TANGERANG, Baratv.id — International Moslem Pencak Silat Championship 2025 berlangsung meriah di Stadion Mini Indomilk, Bojongnangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (16/9/2025). Ajang ini menampilkan ketangkasan pencak silat sekaligus kesenian Reog Ponorogo dengan melibatkan atlet dari dalam dan luar negeri.

Kejuaraan internasional ini tercatat sebagai yang pertama kali digelar di Indonesia. Para peserta berasal dari sejumlah negara sahabat, di antaranya Palestina, Irak, Singapura, Mesir, Pakistan, Uni Emirat Arab (Dubai), Sudan, Malaysia, Yordania, dan Yaman.

Acara turut dihadiri sejumlah tokoh dan undangan penting, di antaranya Ustadz Heppy Chandrayana, Ustadz Rifqi Yuliansyah, Bagus Baskoro, Ustadz Aiga Georgia, Syakir Daulay, Muhammad Faris Pranandha, K.H. Ahmad Jamil, Ph.D., Prof. Dr. Abdul Muti, M.Ed., Dr. K.H. Husnan Bey Fanani, M.A., serta Benny Gautama Sumarsono.

Sementara tamu VVIP yang hadir antara lain Gubernur Banten Andra Soni, S.M., S.AP., Pj. Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) K.H. Hasan Abdullah Sahal, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., Dr. K.H. Ikhwan Hadiyin, M.M., dan K.H. Saepul Anwar, M.Pd.

Salah satu peserta, Imron, dari tim pencak silat Persahabatan Satria Suci, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam kejuaraan ini.
“Ajang internasional ini digelar dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Pondok Pesantren Gontor. Pesertanya datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bandung, Tangerang, Jakarta, Batam, dan Jambi, serta dari 10 negara sahabat. Kegiatan ini sangat luar biasa dan spektakuler,” ujarnya.

Imron berharap, ke depan International Moslem Pencak Silat Championship bisa terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak peserta dari negara lain.
“Semoga event ini semakin baik dan mampu mempererat persaudaraan antarbangsa melalui seni bela diri pencak silat,” pungkasnya.

Lulu Zaerina