YALIMO, Baratv.id – Kerusuhan besar terjadi di Kabupaten Yalimo setelah muncul isu bernuansa SARA di salah satu sekolah. Situasi memanas, amarah warga meluas, hingga menyebabkan pembakaran rumah, ruko, dan bahkan pos aparat.

Dalam kondisi penuh ancaman tersebut, enam prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menunjukkan aksi heroik dengan mengutamakan keselamatan warga. Para prajurit tidak melakukan tindakan represif, melainkan fokus membuka jalur evakuasi bagi warga yang terjebak. Berkat langkah cepat itu, seluruh guru dan masyarakat berhasil diamankan ke tempat yang lebih aman.

Seorang perwakilan pengungsi dari daerah Edelin menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami sebagai pengungsi di Edelin mengucapkan terima kasih kepada Bapak TNI, Kapolri, dan khususnya Bapak Kopassus yang telah menyelamatkan semua pendatang di sini.

Kami juga berterima kasih kepada Bapak Kopassus, yang rela rumah habis dibakar demi menyelamatkan para guru SMA di Edelin. Pengorbanan ini sangat berarti bagi kami semua. Atas nama seluruh pengungsi, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” ujar salah satu pengungsi yang diterima redaksi baratv.id

Aksi enam prajurit Kopassus ini menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir melindungi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keselamatan rakyat merupakan prioritas utama.

(Aris)