TANGERANG, Baratv.id — Sebagai tindak lanjut dari kunjungan dan instruksi Bupati Kabupaten Tangerang, Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., pemerintah daerah melalui UPTD Puskesmas Kronjo bersama para relawan sosial melakukan pendampingan terhadap proses pengobatan Adik Syakila ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.
Senin (5 Mei 2025), Puskesmas Kronjo, penggiat sosial Tugas Langit Untuk Sesama (TULUS), serta PMI Kecamatan Kronjo dan Mekar Baru mendampingi keberangkatan Adik Syakila dan kedua orang tuanya menuju Rumah Singgah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) – YBM PLN di Jakarta.
“Penjemputan dilakukan pada pukul 18.00 WIB dari kediaman Adik Syakila di Kampung Kosambi, Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo. Perjalanan memakan waktu sekitar dua jam hingga tiba di rumah singgah IZI-YBM PLN,” ujar perwakilan TULUS.
TULUS menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk mempermudah keluarga Syakila dalam menjalani proses pengobatan. Pemeriksaan awal dijadwalkan pada tanggal 6 dan 8 Mei 2025, masing-masing di Poli Hematologi-Onkologi (Selasa) dan Poli Nutrisi & Metabolik (Kamis). Selama proses ini, keluarga Syakila akan difasilitasi oleh rumah singgah IZI-YBM PLN, termasuk penginapan, layanan antar-jemput ke RSCM dengan ambulans, serta kebutuhan pendukung lainnya.

“Alhamdulillah, sesampainya di rumah singgah, Adik Syakila dan keluarga disambut langsung oleh dr. Dian Hermayanti, dokter pendamping selama proses pengobatan, serta pengurus rumah singgah,” tambahnya.
dr. Dian Hermayanti menyampaikan bahwa pendampingan ini masih berada pada tahap awal. Syakila akan melalui berbagai tahapan, mulai dari pemulihan gizi, terapi, hingga tindakan operasi. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara relawan, pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas Kronjo, dan aparatur pemerintah setempat, baik di tingkat kecamatan maupun desa, untuk terus memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan medis Syakila.
“Bupati Kabupaten Tangerang secara langsung menegaskan agar seluruh stakeholder terkait memberikan pendampingan berkala. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap proses pengobatan Syakila,” ujar dr. Dian.
Bupati juga meminta agar Syakila mendapatkan tambahan asupan gizi dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kronjo guna mempercepat kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi tindakan medis.
“Langkah ini dilakukan agar berat badan Syakila dapat mencapai standar minimum yang disyaratkan untuk tindakan medis lanjutan,” tegas Bupati.
Kepala Puskesmas Kronjo, dr. Udin Suprayoga, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti arahan Bupati dengan memastikan pemantauan pengobatan, pemberian makanan bergizi, hingga pelaksanaan dan pendampingan secara menyeluruh di RSCM.
“Pemantauan rutin harian menjadi sangat penting agar progres kesehatan Syakila terpantau dan dapat segera ditindaklanjuti,” kata dr. Udin.
TULUS menambahkan sebuah pesan inspiratif,
“Bagi seseorang, kita bisa menjadi kekuatan di tengah ketakutan. Bisa jadi kita adalah keyakinan di antara keraguan. Bisa jadi kita adalah doa yang diharapkan menjadi kenyataan.”
“Semoga kita menjadi harapan yang diwujudkan dalam tindakan nyata.”
Terima kasih kepada semua pihak dan orang-orang baik yang telah menjadi bagian dari kekuatan dan harapan bagi Adik Syakila dan keluarganya.
(Red)






