TANGERANG, Baratv.id – Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengambil langkah strategis dengan menyiapkan 12 posko kesehatan di berbagai titik penting. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama arus mudik dan libur Lebaran 2026.
Penempatan posko dilakukan di jalur utama, kawasan padat aktivitas, hingga destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan medis masyarakat, baik pemudik maupun warga lokal.
Layanan yang tersedia di posko kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, penanganan pertama kondisi darurat, pemberian obat-obatan, hingga rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila diperlukan. Dengan sistem siaga ini, masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan cepat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS, menegaskan bahwa kesiapan posko kesehatan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat selama momentum Lebaran.
“Kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, terutama di titik-titik dengan mobilitas tinggi seperti jalur mudik dan lokasi wisata,” ujar dr. Hendra Tarmizi.
Adapun 12 lokasi posko kesehatan yang disiapkan antara lain:
- Pos Terpadu Citra Raya
- Pospam Rest Area 43
- Pospam Rest Area 45
- Pospam Batavia Pasar Kemis
- Posyan Pasar Gembong
- Posyan Cikasungka Adiyasa
- Gerbang Tol Curug Bitung
- Posyan Mall Sumarecon
- Pulau Cangkir Kronjo (posko wisata)
- Pantai Tanjung Kait (posko wisata)
- Pantai Tanjung Pasir (posko wisata)
- Posko PIK 2 Pantai Indah Kapuk Kosambi (posko wisata)
Dengan penyebaran posko di wilayah strategis tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang berharap masyarakat dapat menjalani perayaan Idul Fitri dengan aman dan nyaman tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, selama periode libur nasional yang identik dengan lonjakan aktivitas masyarakat.



















