JAWA TIMUR , Baratv.id – Seiring pesatnya perkembangan teknologi, kebutuhan hidup manusia pun semakin dimudahkan. Salah satunya adalah konsep smart home atau Rumah Pintar, hunian modern yang dilengkapi fitur teknologi otomatis untuk kenyamanan dan efisiensi penghuninya.
Dalam proyek bertajuk Rumah Pintar Shiddiqiyyah (RPS), OPSHID membangun 5 unit rumah pintar di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) yang digagas oleh Dhibra Shiddiqiyyah.
Daftar Penerima Rumah Pintar Gratis di Sukabumi:
- Asep Nurdiansyah (47) – Desa Cimaja, Kec. Cikakak
- Sumardi (55) – Desa Sukamaju, Kec. Cikakak
- Oha (76) – Desa Wangun Sari, Kec. Cisolok
- Suherman (53) – Desa Wangun Sari, Kec. Cisolok
- Misbahudin (40) – Desa Wangun Sari, Kec. Cisolok
Ini bukan kali pertama OPSHID membangun rumah pintar. Pada tahun 2016, dua unit RPS dibangun di Plandaan, Jombang. Hingga kini, total sudah 15 unit RPS berdiri, dan akan terus bertambah.
Teknologi dalam Rumah Pintar Shiddiqiyyah (RPS)
RPS dilengkapi sistem otomasi yang memungkinkan pengendalian berbagai perangkat rumah secara jarak jauh melalui internet. Mulai dari lampu, AC, TV, hingga keran air dapat menyala otomatis dengan sensor gerak, perintah suara, atau sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Selain itu, fitur keamanan canggih seperti alarm otomatis, CCTV yang terhubung ke notifikasi, dan kunci digital turut dipasang. RPS dirancang ramah bagi lansia dan difabel, serta mampu menghemat energi.
Teknologi untuk Semua Kalangan
“Konsep rumah pintar memang identik dengan kalangan menengah ke atas. Tapi OPSHID ingin teknologi ini dinikmati juga oleh saudara-saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan,” ujar Mulyono, Sekretaris DPP OPSHID FKYME.
Ia menambahkan bahwa pembangunan rumah pintar ini bertujuan memberi harapan dan kehidupan yang lebih layak. Para penerima RPS juga akan dibekali pelatihan untuk mengoperasikan teknologi di rumahnya.
“Harapannya, rumah pintar ini bisa memberikan motivasi dan semangat baru untuk para penerima. Hunian yang nyaman akan meningkatkan rasa percaya diri dan membuka peluang kesejahteraan.” – Mulyono
Dengan semangat keadilan dan kesetaraan teknologi, OPSHID membuktikan bahwa kemajuan bukan milik segelintir orang saja. RPS menjadi simbol bahwa masa depan bisa dimiliki oleh siapa pun, tanpa memandang status ekonomi.
(Red)



















