JAKARTA, Baratv.id —  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengungkapkan pihaknya kini sepakat dengan program unggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yaitu Makan Bergizi Gratis. Dulu menolak mentah, mengapa kini berbanding terbalik?

Menurut Cak Imin, presiden dan wakil presiden terpilih untuk periode 2024-2029 itu sudah betul dalam menyasar persoalan makanan yang kurang bergizi di Indonesia.

Terutama bagi anak-anak yang tengah dalam masa pertumbuhan. Menurutnya, fenomena itu menjadi penyebab banyaknya anak-anak di tanah air yang mengalami stunting.

“Tau enggak hari ini stunting bukan karena kita enggak kasih makan yang baik, stunting karena menunya memalukan, menunya cuma indomie, ciki yang berbasis pada MSG. Inilah kemanusiaan yang sungguhnya,” katanya dalam pidato penyerahan rekomendasi Kepala Daerah 2024, di Jakarta Pusat, dikutip Senin, 19 Agustus 2024.

Dia selanjutnya menilai bahwa program makan siang gratis sangat baik untuk dijalankan. Pasalnya, makanan instan dan tanpa gizi kini mendominasi dapur masyarakat. Terlebih, banyaknya laporan kenaikan pasien penyakit gagal ginjal pada anak.

“Di RSCM hari ini sudah bertubi-tubi balita terkena serangan ginjal, sakit ginjal. Karena makanan yang tidak terurus. Ya sudah kita setuju Pak Prabowo menggerakkan makan siang, kira-kira begitu,” ucap Cak Imin.

Pernyataan ini ramai dikaitkan dengan posisi PKB yang saat ini sudah sepenuhnya bergabung dengan koalisi besar partai pendukung Prabowo-Gibran. Beda dulu lain sekarang, Cak Imin sempat menyatakan kritiknya terhadap program makan bergizi gratis yang dulu dinamakan Makan Siang Gratis itu.