Selain praktik langsung, peserta juga diberi kesempatan mencoba cara menggunakan APAR dengan benar. Hal ini dilakukan agar ketika menghadapi situasi darurat, baik staf maupun pelajar sudah memiliki kesiapan mental dan keterampilan dasar.
Salah satu staf Puskesmas Kronjo, Noval, menuturkan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat sekitar.
“Kami di puskesmas tidak hanya dituntut memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga harus siap menghadapi keadaan darurat seperti kebakaran. Pelatihan ini memberi manfaat besar agar seluruh staf memiliki kemampuan dasar dalam melindungi diri, pasien, dan fasilitas puskesmas,” ujar Noval, Staf Puskesmas Kronjo
Kegiatan simulasi ini mendapat antusiasme dari seluruh peserta. Para pelajar yang ikut serta merasa lebih percaya diri setelah mendapatkan pengalaman langsung.
Puskesmas Kronjo berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk edukasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.



















