JAKARTA, Baratv.id – Duka mendalam menyelimuti lingkungan Bank Indonesia (BI) setelah seorang pegawainya ditemukan meninggal dunia usai diduga melakukan aksi bunuh diri dari lantai helipad gedung kantor pusat BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin pagi (26/5).
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, korban yang merupakan pria dewasa tersebut diduga kuat mengakhiri hidupnya sesaat setelah tiba di kantor.
“Iya, benar,” ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M. Firdaus saat dikonfirmasi pada Selasa (27/5). “Iya, bukan dugaan. Memang sudah kita pastikan bunuh diri,” tegasnya.
Firdaus menambahkan bahwa aksi korban terekam kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Ada rekaman CCTV-nya dia lompat. Kejadian sekitar jam 6 pagi. Dia baru datang, langsung naik ke atas lantai 15 lalu melompat,” jelasnya.
Hingga kini, identitas lengkap serta jabatan korban di Bank Indonesia masih belum diungkap ke publik. Penyebab pasti tindakan tragis ini pun masih dalam penyelidikan, termasuk latar belakang personal atau tekanan yang mungkin dialami korban.
Pernyataan Resmi Bank Indonesia
Bank Indonesia telah mengonfirmasi bahwa korban merupakan bagian dari institusi mereka. Dalam pernyataan resminya, BI menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah satu anggota keluarga besar mereka.
“Kami merasakan duka mendalam atas berpulangnya salah satu anggota keluarga besar Bank Indonesia,” tutur Ramdan Deny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, Selasa (27/5).
Lebih lanjut, Ramdan menjelaskan bahwa proses penghormatan terakhir kepada almarhum telah dilakukan secara layak, melibatkan pihak keluarga, kepolisian, dan perwakilan BI.
“Demikian kami sampaikan. Mohon empati rekan-rekan semua untuk menghormati rasa duka yang dirasakan keluarga almarhum,” tutup Ramdan dalam pernyataannya.



















