TANGERANG, Baratv.id — Pemerintah Desa Pasilian bersama jajaran Puskesmas Kronjo menunjukkan kepedulian terhadap Soviawati binti Miran, bayi perempuan berusia 11 bulan yang menderita benjolan serius di leher, dengan mengunjungi langsung kediaman keluarga tersebut. Langkah ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap kondisi kesehatan warga.

Kepala Desa Pasilian, H. ABDULATIP, S.IP, didampingi perangkat desa, memberikan dukungan moril langsung kepada kedua orang tua Soviawati. Dalam kesempatan itu, Pemdes Pasilian menyatakan kesiapannya untuk membantu penuh proses administrasi dan pendampingan dalam rujukan ke RS Primaya Hospital Tangerang, rumah sakit tujuan lanjutan untuk tindakan medis.

Dari pihak Puskesmas Kronjo, yang merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama, turut hadir dr. Udin Suprayogi, selaku Kepala Puskesmas. Ia menjelaskan bahwa rujukan BPJS Kesehatan telah diterbitkan dan aktif hingga 15 Oktober 2025, serta menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi pasien secara berkala.

“Kami dari Pemerintah Desa Pasilian sangat prihatin dan tergerak atas kondisi ananda Soviawati. Kami pastikan keluarga tidak berjuang sendiri. Pemdes Pasilian siap membantu penuh, baik administrasi maupun fasilitasi layanan kesehatan lanjutan,” tegas H. Abdulatip, S.IP.

Suasana penuh kehangatan saat Kepala Desa dan Kepala Puskesmas berdialog langsung dengan orang tua Soviawati di dalam rumah.
Suasana penuh kehangatan saat Kepala Desa dan Kepala Puskesmas berdialog langsung dengan orang tua Soviawati di dalam rumah.

“Sebagai bagian dari pelayanan kesehatan dasar, kami dari Puskesmas Kronjo terus memantau perkembangan kondisi Soviawati dan memastikan proses rujukan berjalan lancar. Harapan kami, tindakan medis lanjutan bisa segera dilakukan agar anak ini segera mendapatkan kesembuhan,” ujar dr. Udin Suprayogi.

Aksi Bersama untuk Keselamatan Warga

Kunjungan lintas lembaga ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah desa dan layanan kesehatan tingkat lokal dalam menangani kasus kesehatan serius, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang memerlukan perhatian segera.

Soviawati, bayi kelahiran 29 Agustus 2023, diketahui mengidap higroma kistik — benjolan berisi cairan yang muncul akibat kelainan sistem limfatik, biasanya muncul di area kepala atau leher. Saat ini, pasien sedang menanti tindakan medis lanjutan dari rumah sakit rujukan.

Seruan Dukungan Kemanusiaan

Pemerintah dan masyarakat luas diajak untuk ikut berpartisipasi memberikan dukungan, baik moril maupun materil, guna mempercepat proses penanganan medis bagi Soviawati. Bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan demi keselamatan dan masa depan sang bayi.

(Aris)