TANGERANG, Baratv.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengakselerasi pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Hingga saat ini, sebanyak 11 koperasi telah resmi berdiri dengan status badan hukum di wilayah tersebut.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa koperasi-koperasi yang telah terbentuk ini berasal dari berbagai desa di Kabupaten Tangerang, dan seluruhnya sudah dikukuhkan secara resmi melalui akta notaris.

“Sebanyak 11 Koperasi Merah Putih sudah dikukuhkan secara resmi, dan sebelum 15 Juni 2025 seluruhnya akan mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kepala Perwakilan Hukum Provinsi Banten,” ujar Bupati Maesyal saat memberikan keterangan di Tangerang, Senin.

Ia menambahkan, dari total 246 desa dan kelurahan yang ada, ditargetkan seluruhnya telah memiliki Koperasi Merah Putih yang berbadan hukum paling lambat pada pertengahan Juni 2025.

“Pembentukan Koperasi Merah Putih ini bertujuan untuk mewadahi seluruh aktivitas ekonomi yang ada di desa, sebagai penggerak utama roda perekonomian lokal,” jelasnya.

Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 mengenai percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, yang merupakan bagian dari program nasional Presiden Prabowo Subianto. Program ini menargetkan terbentuknya 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, dengan konsep satu desa satu koperasi.

Pemkab Tangerang menyatakan komitmennya dalam mendukung program ini guna memperkuat kemandirian ekonomi desa. Bupati mencontohkan, dengan hadirnya koperasi, masyarakat desa dapat membeli kebutuhan seperti pupuk dan bibit ikan melalui koperasi. Setelah masa panen, mereka juga bisa kembali mengakses kebutuhan tersebut di tempat yang sama.

“Ini akan sangat membantu masyarakat desa dalam menjalankan aktivitas pertanian atau perikanan secara berkelanjutan. Koperasi menjadi wadah yang dapat menggerakkan siklus ekonomi desa,” tuturnya.

Ia juga meyakini bahwa keberadaan koperasi ini akan memberi dampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Koperasi Merah Putih akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa, agar ekonomi lokal semakin kuat dan mandiri,” pungkas Bupati Maesyal.

(RED//ARS)