TANGERANG, Baratv.id – Pengamanan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah mulai dipersiapkan secara serius oleh unsur keamanan di wilayah Kabupaten Tangerang. Kodim 0510/Tigaraksa bersama Polresta Tangerang dan berbagai stakeholder menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Arya Yudha Negara, Kamis (12/3/2026).
Sebanyak sekitar 420 personel gabungan dari TNI, Polri, serta unsur masyarakat disiagakan untuk mengamankan jalannya arus mudik dan perayaan Lebaran. Kegiatan ini menjadi langkah awal memastikan kesiapan personel, kendaraan operasional, serta sarana pendukung pengamanan di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.
Dalam operasi tersebut, Kodim 0510/Tigaraksa menurunkan sekitar 25 personel yang didukung kendaraan operasional roda dua dan roda empat. Pasukan ini akan bergerak bersama unsur Denpom Jaya, Polresta Tangerang, serta satuan TNI lainnya guna menjaga sejumlah titik strategis selama masa libur Lebaran.
Pengamanan difokuskan pada lokasi-lokasi yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, seperti terminal, stasiun, pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga kawasan wisata.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Komandan Kodim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H., Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., Wakapolresta Tangerang, perwakilan Lanud, Dinas Perhubungan, Rumah Tahanan Negara, serta unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang.
Rangkaian kegiatan apel diawali dengan penyematan pita tanda dimulainya operasi, dilanjutkan amanat inspektur apel, doa bersama, hingga sesi foto bersama seluruh peserta apel.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada A., Kapolri menekankan pentingnya kesiapan personel serta sarana prasarana guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal.
Selain itu, situasi global juga menjadi perhatian, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, khususnya terkait harga energi dan inflasi nasional.
Menanggapi arahan tersebut, Komandan Kodim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H. menegaskan komitmen prajuritnya untuk mendukung pengamanan selama periode mudik Lebaran.
“Seluruh prajurit Kodim 0510/Tigaraksa siap bersinergi dengan Polri dan stakeholder terkait untuk mengamankan arus mudik serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Melalui Operasi Ketupat 2026, pemerintah bersama TNI-Polri juga menyiapkan sekitar 2.746 pos pengamanan, pos pelayanan, serta pusat informasi yang tersebar di berbagai wilayah guna membantu masyarakat selama periode mudik.
Operasi pengamanan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–16 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi terjadi pada 24–25 Maret 2026.
Selain fokus pada keamanan dan kelancaran transportasi, operasi ini juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk menjaga stabilitas distribusi energi serta memastikan ketersediaan BBM dan LPG selama periode libur Lebaran.
Dengan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat.



















