JAKARTA, Baratv.id – Kasus pencurian aki truk trailer kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Kalibaru NPCT 1, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran para pengemudi dan pengguna jasa pelabuhan terhadap efektivitas sistem keamanan di salah satu kawasan vital penunjang aktivitas logistik nasional itu.

Seorang pengemudi truk trailer bernama Ari mengaku menjadi korban kehilangan aki kendaraan yang dikemudikannya saat berada di kawasan pelabuhan pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut Ari, aksi pencurian tersebut diduga dilakukan oleh pelaku yang kerap dikenal di kalangan sopir sebagai “asmoro”, sebutan bagi pelaku pencurian jalanan yang menyasar kendaraan yang sedang terparkir atau berhenti.

Peristiwa itu membuat dirinya kecewa karena pencurian terjadi di area pelabuhan yang seharusnya memiliki sistem pengamanan ketat mengingat statusnya sebagai kawasan strategis dan objek vital perekonomian.

“Saya sangat kecewa dengan pengamanan di kawasan Pelabuhan Kalibaru NPCT 1. Kalau kehilangan aki truk masih terjadi dan pelakunya tidak tertangkap di kawasan vital seperti ini, tentu menjadi pertanyaan bagi pengguna jasa pelabuhan,” ujar Ari.

Keamanan Pelabuhan Dipertanyakan

Pelabuhan Kalibaru NPCT 1 yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama mitra perusahaan asing dinilai semestinya mampu memberikan jaminan keamanan bagi kendaraan dan aktivitas logistik yang beroperasi di dalam kawasan.

Menurut Ari, keberadaan sistem pengawasan seperti CCTV dan petugas keamanan seharusnya dapat membantu mencegah maupun mengungkap tindak pencurian yang terjadi di area pelabuhan.

Ia menilai, apabila aksi pencurian masih dapat terjadi tanpa terdeteksi, maka evaluasi terhadap pengawasan dan patroli keamanan perlu dilakukan oleh pengelola kawasan.

“Pengamanan kawasan harus dijaga lebih ketat, bebas dari aksi pencurian maupun premanisme. Pengguna jasa pelabuhan juga harus mendapatkan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” katanya.

Pengguna Jasa Harapkan Langkah Konkret

Maraknya laporan kehilangan aki truk di sekitar kawasan pelabuhan disebut telah menimbulkan keresahan di kalangan pengemudi. Mereka berharap pihak pengelola pelabuhan bersama unsur keamanan dapat meningkatkan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari.

Ari berharap kejadian yang dialaminya menjadi perhatian serius agar tidak kembali menimpa pengemudi lainnya yang setiap hari beroperasi di kawasan Pelabuhan Kalibaru NPCT 1.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pelabuhan Kalibaru NPCT 1 terkait peristiwa kehilangan aki truk tersebut maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

(Rosid)