TANGERANG, Baratv.id — Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (DPP HMMI) menggelar lokakarya bertema “Melestarikan Bahasa, Adat, Seni, Kultur, dan Budaya sebagai Bangsa Indonesia yang Berkarakter”, Minggu, 18 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui pelestarian bahasa dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi serta perkembangan teknologi yang kian pesat. Lokakarya tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, serta pemerhati budaya dari berbagai daerah.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh panitia, serta pengumandangan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan penampilan tarian adat sebagai simbol kekayaan dan keberagaman budaya bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, yang memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP HMMI, Nurdin HM Satibi, menegaskan bahwa pelestarian bahasa dan budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Bahasa dan budaya adalah identitas serta jati diri bangsa. Jika kita abai menjaganya, maka karakter bangsa akan perlahan terkikis. Melalui lokakarya ini, HMMI ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mencintai dan melestarikan warisan budaya leluhur sebagai fondasi kebangsaan,” ujar Nurdin HM Satibi.
Sementara itu, Ketua Panitia Lokakarya HMMI, Irawan Sumardi, yang juga menjabat sebagai Ketua FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi dan dialog budaya yang terbuka bagi masyarakat luas.
“Budaya harus kita lestarikan agar tidak hilang dan tergerus oleh perkembangan zaman modern yang penuh hiruk-pikuk gaya hidup dan kemajuan teknologi. Pelestarian budaya harus dibarengi dengan nilai-nilai agama, karena dari sanalah akan lahir generasi yang beradab, memiliki sopan santun, dan beretika dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan ulama besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani yang menekankan pentingnya adab dalam kehidupan.
“Aku lebih menghargai orang yang beradab daripada orang yang berilmu. Jika hanya berilmu, iblis lebih tinggi ilmunya daripada manusia.”
Menurut Irawan, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya adat yang sejalan dengan nilai-nilai agama merupakan pondasi penting dalam membentuk pemuda-pemudi Indonesia yang berkualitas, berkarakter, dan berkepribadian luhur.
Memasuki sesi inti, lokakarya diisi dengan pemaparan materi dari para narasumber yang terdiri dari akademisi dan budayawan, di antaranya Dr. Didik P. Sumbodo, SE, Dr. H. Ahmad Amarullah, M.Pd, Dr. Mukhaen Pakkana, MM, Uten Sutendi, S.S, Abah Engkos, serta Drs. Nurjaya P. Winata. Para narasumber menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya sebagai identitas bangsa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pentas seni Debus Budaya Sunda Banten, yang mendapat apresiasi dari para peserta dan menjadi simbol kuatnya ketahanan budaya lokal di tengah tantangan modernisasi.
Usai rangkaian kegiatan utama, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta, narasumber, dan tamu undangan menikmati hidangan yang disajikan sambil berbincang santai serta bertukar gagasan dalam suasana penuh canda tawa bersama para kolega. Momentum kebersamaan tersebut semakin terasa dengan kehadiran Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si, yang turut berbaur dan berdialog secara informal, mencerminkan semangat persatuan serta kebersamaan dalam pelestarian budaya bangsa.
Melalui kegiatan ini, DPP HMMI berharap semangat pelestarian bahasa, adat, dan budaya dapat terus digelorakan secara berkelanjutan sebagai gerakan bersama demi terwujudnya bangsa Indonesia yang berkarakter, beradab, dan berkepribadian.
Bagi yang ingin menyaksikan seluruh rangkaian acara HMMI secara lengkap, video tayangan acara tersedia di sini: TONTON VIDEO LENGKAP



















