KUNINGAN, Baratv.id – Danramil 1510/Cilimus, Kapten Inf Saniyo, bersama tiga orang Babinsa melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan kenakalan remaja dan bullying kepada para pelajar. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan praktik Pengamanan Bela Negara (PBB) dan berlangsung di Aula Pondok Pesantren Terpadu Al-Mutawally, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wadir III Bidang Kesantrian Uud Syaprudin, panitia LDKS, pengurus pondok pesantren, serta seluruh santri dan santriwati pelajar Al-Mutawally.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Wadir III Bidang Kesantrian, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penyuluhan oleh Danramil 1510/Cilimus Kapten Inf Saniyo. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada bahaya kenakalan remaja, dampak negatif bullying, serta pentingnya membangun karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini.
Usai sesi penyuluhan dan tanya jawab, para Babinsa memberikan materi serta praktik Pengamanan Bela Negara (PBB) guna menanamkan sikap disiplin, kekompakan, dan rasa cinta tanah air kepada para santri.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para santri tentang pentingnya disiplin diri, mengenali serta mencegah kenakalan remaja dan bullying. Sekaligus menanamkan rasa nasionalisme dan tanggung jawab dalam menjaga keutuhan negara melalui pendidikan PBB,” ujar Kapten Inf Saniyo.
Ia berharap melalui kegiatan ini para santri dapat menerapkan nilai-nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dalam mencegah bullying dan kenakalan remaja, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Selain itu, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan siap berkontribusi dalam menjaga keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.



















