TANGERANG, Baratv.id — Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir pada Januari, Februari, dan Maret 2026, Korem 052/Wkr menggelar Karya Bakti Bersih-Bersih Waduk dan Sungai secara serentak di wilayah jajaran Kodim Korem 052/Wkr, Kodam Jaya.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan informasi dari BMKG Jakarta yang memprediksi curah hujan tinggi pada awal tahun 2026. Wilayah yang terlibat meliputi Kodim 0510/Tigaraksa, Kodim 0506/Tangerang, Kodim 0503/Jakarta Barat, dan Kodim 0502/Jakarta Utara.
Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P. hadir langsung memimpin kegiatan bersih-bersih sungai di Desa Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Sabtu (13/12/2025).
Normalisasi Sungai untuk Cegah Banjir
Karya Bakti tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H. dengan sasaran pembersihan Kali Salembaran sepanjang 200 meter dari eceng gondok liar. Sebanyak 200 personel TNI diterjunkan dengan dukungan alat berat.
Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P. mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi banjir, tetapi juga merupakan rangkaian HUT Kodam Jaya ke-76 dengan tema “Bersih-Bersih Waduk dan Sungai serta Jaga Jayakarta untuk Mengantisipasi Bencana Alam.”
“Jika curah hujan tinggi, maka berpotensi menyebabkan luapan sungai. Oleh karena itu, perlu dilakukan normalisasi sungai-sungai, termasuk di wilayah Tangerang yang merupakan daerah penyangga Jakarta,” ujarnya.
Serentak di Wilayah Kodam Jaya
Danrem menambahkan bahwa wilayah Korem 052/Wkr mencakup Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang, hingga Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Kegiatan bersih-bersih sungai dan waduk ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kodam Jaya dan dipimpin langsung oleh Pangdam Jaya.
“Pelaksanaan karya bakti ini melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat. Selain membersihkan sungai dan waduk, juga dilakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Sementara itu, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti melibatkan sekitar 200 unsur, terdiri dari TNI, Batalyon, KKR, Pramuka, FKPPI, serta warga masyarakat.
“Normalisasi sungai dilakukan menggunakan alat berat excavator untuk mengangkat eceng gondok, serta truk sampah dari Dinas Kebersihan Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai, kali, maupun waduk, melainkan pada tempat yang telah disediakan.
(Irawan)



















