JAKARTA, Baratv.id – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 sekaligus ulang tahun ke-63 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro. Dalam suasana sederhana namun penuh makna, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta menggelar kegiatan “Gembira Ria Kongkow Bareng PKL UMKM” di Lapangan Futsal Papanggo, Jakarta Utara, Kamis (11/6/2026).
Acara yang dihadiri para pedagang kaki lima, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan jajaran pemerintah daerah tersebut diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng Nusantara, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan.
Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Rohimin, pedagang gerobak mie ayam, sebagai simbol penghormatan terhadap pelaku ekonomi rakyat yang selama ini menjadi bagian penting dalam perputaran ekonomi Jakarta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta HM Matsani, jajaran Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta Hadi Setiono, pengurus DPD APKLI-P se-DKI Jakarta, Ketua LMK Papanggo, serta Ketua Umum APKLI-P dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed.
APKLI-P Didorong Menjadi Garda Ketahanan Ekonomi Jakarta
Dalam sambutannya, HM Matsani menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha rakyat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, keberadaan PKL dan UMKM yang tergabung dalam APKLI-P dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi Jakarta.
Ia berharap para pedagang dan pelaku usaha kecil terus meningkatkan kualitas usaha dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku, menjaga ketertiban, serta memiliki semangat untuk berkembang dan naik kelas.
Program Pemberdayaan UMKM Terus Diperluas
Perwakilan Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Andri, menyampaikan bahwa kreativitas dan inovasi menjadi faktor penting bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Menurutnya, penguatan kemasan produk, pengembangan merek, promosi digital, hingga strategi pemasaran berbasis teknologi menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha saat ini.
Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga terus menjalankan berbagai program pendampingan, di antaranya fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis, sertifikasi halal, pelatihan keterampilan, pengurusan merek usaha, serta pelaksanaan bazar UMKM melalui jejaring Jakpreneur di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Selain itu, pelaku UMKM didorong memanfaatkan akses pembiayaan legal seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan perbankan resmi guna menghindari jeratan pinjaman online ilegal.
Relokasi PKL Dinilai Menjadi Jalan Tengah yang Solutif
Sementara itu, Ketua Umum APKLI-P dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed. menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengedepankan pendampingan dan pemberdayaan dibandingkan penggusuran terhadap pedagang kaki lima.
Menurutnya, keberadaan PKL harus ditata secara berkelanjutan agar tetap mampu menjalankan aktivitas ekonomi tanpa mengganggu fungsi ruang publik. Untuk pedagang yang beraktivitas di trotoar, diperlukan solusi relokasi yang memberikan kepastian usaha sekaligus tetap menjamin keberlangsungan penghasilan pedagang.
APKLI-P menilai relokasi ke lokasi strategis seperti pasar rakyat, kawasan wisata, pusat perdagangan, kawasan pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga simpul transportasi dapat menjadi alternatif yang menguntungkan semua pihak.
Selain penataan lokasi usaha, organisasi tersebut juga menyoroti pentingnya pembaruan basis data sekitar 1,1 juta PKL dan UMKM di Jakarta agar program pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan usaha dapat berjalan lebih efektif.
Doa dan Dukungan untuk Gubernur Pramono Anung
Pada kesempatan tersebut, keluarga besar APKLI-P bersama para pedagang dan pelaku UMKM DKI Jakarta juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-63 kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, yang juga merupakan Dewan Kehormatan APKLI-P.
Doa bersama dipimpin langsung oleh dr. Ali Mahsun ATMO dengan harapan agar Gubernur DKI Jakarta senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kesuksesan dalam memimpin Jakarta menuju kota global yang maju, inklusif, dan berkeadilan.
Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta Hadi Setiono menegaskan pihaknya siap mendukung berbagai program pembangunan daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi Jakarta sebagai kota berkelas dunia yang ramah terhadap pelaku usaha mikro dan ekonomi kerakyatan.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku UMKM dalam membangun Jakarta yang lebih tertata, produktif, dan sejahtera menjelang usia ke-499 tahun.
(Rsd)


















