TANGERANG, Baratv.id — Sebuah video yang viral di platform TikTok mengungkapkan permohonan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) untuk segera dipulangkan ke Indonesia setelah 15 tahun bekerja di Arab Saudi. Dalam video tersebut, perempuan tersebut memperkenalkan diri dengan nama Meisaro. Setelah ditelusuri, Pemerintah Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, memastikan bahwa yang bersangkutan adalah Sanimah, atau dikenal juga sebagai Siti Maesaroh, warga mereka yang sudah bertahun-tahun tidak berkomunikasi dengan keluarga.

Kepala Desa Rajeg Mulya, Sobri Baehaki, menyampaikan:

“Kami dari Pemerintah Desa Rajeg Mulya telah menindaklanjuti informasi tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa nama asli dari yang bersangkutan adalah Ibu Sanimah, yang juga dikenal sebagai Siti Maesaroh, warga kami, meskipun dalam video yang beredar ia menyebutkan nama Meisaro. Ibu Sanimah telah bekerja di Arab Saudi selama kurang lebih 15 tahun dan kini meminta untuk dipulangkan karena kondisi kesehatannya yang menurun.”

“Kami bersama jajaran kecamatan, Kesbangpol, Dinas Sosial, DP3A, dan unsur pemerintah lainnya telah melakukan kunjungan ke rumah keluarga Ibu Sanimah untuk menggali kronologis dan mendampingi proses lebih lanjut. Kami juga memfasilitasi komunikasi antara keluarga dan pihak-pihak terkait agar pemulangan ini bisa segera terealisasi.”

“Ibu Sanimah diketahui memiliki enam anak, satu di antaranya telah meninggal dunia. Saat ini lima anaknya masih tinggal di kampung halaman. Selain itu, beliau juga memiliki seorang anak yang lahir dan tinggal bersamanya di Arab Saudi. Harapan kami, keduanya dapat dipulangkan bersama.”

“Kami memohon dengan sangat kepada Bapak Bupati Tangerang, Bapak Gubernur Banten, instansi terkait, serta Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Riyadh, agar dapat membantu proses pemulangan ini sesegera mungkin. Mengingat kondisi Ibu Sanimah yang dikabarkan mengalami kelumpuhan atau stroke, ini menjadi persoalan kemanusiaan yang perlu segera ditindaklanjuti.”

Sementara itu, Sekretaris Desa Rajeg Mulya, Rifaldi Fauzi K., SM, menambahkan:

“Kami merasa prihatin atas kondisi yang dialami oleh Ibu Sanimah. Setelah video tersebut viral, kami segera berkoordinasi untuk memastikan kebenaran identitasnya. Kami pastikan bahwa beliau adalah warga kami dan Pemerintah Desa siap mendampingi keluarga dalam setiap proses pengurusan pemulangan.”

“Kami berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat, dapat memberikan atensi penuh. Semoga Ibu Sanimah dapat segera kembali ke tanah air dan berkumpul kembali dengan keluarganya dalam kondisi yang lebih baik.”

Pemerintah Desa Rajeg Mulya menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas.

 

(Aris)