JAKARTA, Baratv.id — Seorang pemuda bernama Steven Lonardo Sadia menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal di wilayah Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Senin malam, 18 Mei 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban berusaha mencari informasi terkait dugaan pengeroyokan yang sebelumnya dialami keponakannya yang masih berusia 15 tahun.

Akibat kejadian itu, Steven Lonardo Sadia mengalami sejumlah luka di bagian tubuh, di antaranya memar pada pelipis kiri dan dahi, luka pada bibir, tangan kiri, serta luka pada ibu jari tangan kanan.

Korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Koja Jakarta Utara dengan nomor laporan polisi STBL/LP/B/368/V/2026/SPKT/SEKJAR/RESJU/PMJ pada Selasa dini hari, 19 Mei 2026.

“Saya mengalami sejumlah luka akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang yang tidak saya kenal,” ujar Steven, Sabtu (23/5/2026).

Berawal dari Dugaan Pengeroyokan terhadap Keponakan Korban

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika dirinya menerima informasi bahwa sang keponakan diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal.

Merasa perlu mencari kejelasan terkait kejadian tersebut, Steven Lonardo Sadia mendatangi lokasi tempat peristiwa terjadi untuk meminta penjelasan kepada pihak-pihak yang berada di lokasi.

Namun situasi di lokasi diduga memanas setelah terjadi adu mulut antara korban dengan beberapa orang. Keributan tersebut kemudian berujung pada dugaan aksi pengeroyokan terhadap korban.

Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus pengeroyokan yang dialaminya dan menangkap pihak-pihak yang terlibat.

Steven mengaku percaya kepada jajaran Polsek Koja Jakarta Utara yang saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman atas kasus tersebut.

“Saya yakin kepada jajaran Polsek Koja yang menangani perkara ini akan memeriksa saksi-saksi, mendalami kronologi kejadian, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan saya,” katanya.

Hingga kini, kasus dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

(Red_DPD DKI FWJ INDONESIA_)