BOGOR, Baratv.id — Ketua Badan Advokasi Indonesia (BAI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bogor, H. Rendi, secara resmi meresmikan Yayasan Pendidikan ALKHAWASIH BiNA PUTRA. Yayasan ini berkomitmen memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu, yatim, dan putus sekolah di wilayah Kabupaten Bogor.
Peresmian berlangsung di Kampung Jampang Wetan RT 03/01, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin. H. Rendi mengatakan yayasan berfokus pada pendidikan agama Islam, termasuk madrasah dan pondok pesantren.
“Alhamdulillah, niat kami membangun Yayasan Pendidikan ALKHAWASIH BiNA PUTRA ini adalah ikhlas, rido lillahi ta’ala — agar berguna untuk masyarakat,” ujar H. Rendi.
Yayasan yang berdiri sejak 2022 ini saat ini menaungi sekitar 10 orang santri. Ia menegaskan seluruh biaya pembangunan bersumber dari rezeki pribadi tanpa bantuan donatur atau proposal.
“Murni semua ini rejeki dari Gusti Allah. Harapan kami, apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Selain kegiatan sosial tersebut, H. Rendi menyoroti kebijakan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) terkait penutupan tambang di wilayah Rumpin dan Cigudeg, yang dinilai bertentangan dengan Perbup Kabupaten Bogor No. 56 Tahun 2023 tentang pembatasan waktu operasional kendaraan tambang.
Ia meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memberikan solusi terbaik, terutama dalam hal pemulihan lapangan pekerjaan bagi warga yang terdampak.
“Kami memohon kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi untuk memberikan solusi terbaik, terutama membuka kembali peluang kerja bagi warga yang terdampak,” tutup H. Rendi.
(*Red)



















