TANGERANG, Baratv.id — Kepemimpinan responsif ditunjukkan PJ Kepala Desa Jatimulya, Ahmad Franky, saat musibah banjir melanda wilayah Desa Jatimulya, Kabupaten Tangerang. Tanpa menunggu lama, ia bergerak cepat melakukan penanganan darurat dan turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta distribusi bantuan berjalan optimal.
Respons Cepat Pemerintah Desa Jatimulya Hadapi Banjir
Sejak menerima laporan banjir yang merendam sejumlah rumah warga, Ahmad Franky segera memimpin koordinasi lintas pihak, mulai dari perangkat desa hingga unsur terkait lainnya. Langkah cepat ini dilakukan guna meminimalkan dampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Tidak hanya mengandalkan laporan, PJ Kepala Desa Jatimulya memilih turun langsung ke lapangan. Ia meninjau titik-titik banjir, mengecek kondisi permukiman warga, serta berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan keluhan di lapangan.
Kehadiran Ahmad Franky di tengah warga terdampak banjir memberikan rasa aman dan kepercayaan. Dengan pendekatan humanis, ia memberikan arahan terkait langkah-langkah darurat serta upaya mengurangi risiko lanjutan akibat banjir.
Selain pemantauan, Pemerintah Desa Jatimulya juga memastikan penyaluran bantuan dari pemerintah maupun partisipasi masyarakat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan efisien. Bantuan difokuskan pada warga yang terdampak langsung agar dapat meringankan beban mereka.
Langkah yang diambil PJ Desa Jatimulya ini menuai apresiasi. Kepemimpinan yang ditunjukkan dinilai mencerminkan tanggung jawab moral seorang pemimpin yang hadir dan bekerja bersama masyarakat saat menghadapi bencana.
Ahmad Franky menyampaikan bahwa banjir ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak. “Musibah banjir ini menjadi pengingat bagi pemerintah desa, warga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam,” ujarnya.
Ia berharap ke depan Desa Jatimulya memiliki sistem penanggulangan bencana yang lebih baik, termasuk kesiapsiagaan warga dan penguatan koordinasi antar lembaga. “Dengan evaluasi bersama, kita ingin Desa Jatimulya semakin siap dan tangguh menghadapi bencana serupa,” tandasnya.
Melalui aksi nyata ini, PJ Kepala Desa Jatimulya Ahmad Franky menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap masyarakat. Dengan kepemimpinan yang responsif dan hadir di lapangan, diharapkan proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
(Namin)



















