TANGERANG, Baratv.id — Dialog Lintas Agama kembali digelar pada Jumat, 28 November 2025, pukul 13.00 WIB di Wihara Ekayana Serpong (WES), Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang. Kegiatan ini menghadirkan tokoh agama, pejabat pemerintah, aparat keamanan, dan perwakilan masyarakat dari berbagai komunitas untuk memperkuat toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman.
Acara yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak untuk saling bertukar pengalaman, mendiskusikan strategi menjaga harmoni sosial, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menciptakan Kelapa Dua yang damai, rukun, dan inklusif.
Kehadiran Unsur Pemerintahan dan Aparat Keamanan
Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., M.Si., hadir langsung dalam dialog ini. Turut mendampingi beliau antara lain:
- Kanit Intel Polsek Kelapa Dua
- Koramil 02 Curug
- Kepala KUA Kecamatan Kelapa Dua
- Kasi Pemerintahan dan Kasi Trantib Kecamatan
- Fasilitator pemerintahan
- Perwakilan kelurahan dan desa se-Kecamatan Kelapa Dua
Kehadiran para pejabat dan aparat keamanan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan lintas agama sebagai sarana penting menjaga kerukunan dan mencegah potensi konflik antarumat beragama.
“Kerukunan antarumat beragama bukan hanya tanggung jawab tokoh agama, tetapi juga pemerintah dan masyarakat. Dialog ini menjadi sarana kita untuk saling memahami, menghargai, dan memperkuat ikatan sosial di Kelapa Dua.” – Camat Dadang Sudrajat
Partisipasi Tokoh Agama dan Organisasi Masyarakat
Dialog Lintas Agama ini dihadiri berbagai tokoh agama dan organisasi masyarakat yang menjadi pilar kerukunan, antara lain:
- Ketua MUI dan FKUB/Forum Silaturahmi Lintas Agama
- Ketua FPK dan FKDM
- Organisasi kepemudaan KATAR dan KNPI
- Perwakilan Pramuka
- Komunitas lintas agama: Wihara Ekayana Serpong, GKY, GKI, Abbalove/GKYT, GRII
- Perwakilan Paskibra
Hadirnya berbagai komunitas ini menunjukkan bahwa menjaga toleransi tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama masyarakat. Diskusi yang interaktif membuat setiap peserta merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait strategi menjaga kerukunan.
Suasana Dialog: Hangat, Inspiratif, dan Penuh Energi Positif
Dialog berlangsung di aula Wihara Ekayana Serpong dengan suasana hangat dan penuh semangat. Para peserta saling berbagi pengalaman nyata dalam menghadapi perbedaan, menyampaikan solusi, dan membahas langkah konkret yang dapat diterapkan di tingkat komunitas.
Beberapa pesan utama yang digaungkan dalam dialog ini antara lain:
“Perbedaan bukanlah jarak, melainkan jembatan untuk saling memahami.”
- Pentingnya membangun komunikasi lintas agama secara rutin.
- Peran aktif masyarakat dan tokoh agama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan inklusif.
Dialog ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat untuk mencegah konflik dan meningkatkan kualitas hidup sosial di Kelapa Dua.
Komitmen Bersama untuk Kelapa Dua yang Damai
Di akhir kegiatan, seluruh peserta menandatangani komitmen bersama untuk terus merawat toleransi dan menjaga harmonisasi antarumat beragama. Komitmen ini menjadi bentuk nyata dukungan semua pihak terhadap Kelapa Dua yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi.
Penyelenggara juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif:
- Memberikan energi positif
- Menyumbangkan gagasan dan inspirasi
- Menjadi teladan dalam merawat kerukunan di masyarakat
Dengan kegiatan ini, Kelapa Dua menjadi contoh wilayah yang mampu merajut perbedaan, menjaga harmoni sosial, dan memperkuat posisi Dialog Lintas Agama sebagai agenda penting di Tangerang.
(Red*/Irawan)



















