ACEH, Baratv.id — Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera — termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat — masih meninggalkan dampak signifikan. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, sekolah dan fasilitas publik mengalami gangguan, sementara relawan dan petugas penyelamat terus berupaya membantu warga di lapangan.
Di tengah kondisi darurat tersebut, perhatian publik tertuju pada kunjungan Anies Baswedan ke daerah terdampak di Aceh Tamiang. Kunjungan itu terekam dalam sebuah video amatir berdurasi 52 detik yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam rekaman, Anies terlihat berhenti di pinggir jalan mengenakan kaus kombinasi biru–putih bertuliskan “We Are Humanies”. Kehadirannya langsung menarik perhatian warga dan relawan di lokasi; mereka mendekat untuk bersalaman, berfoto, dan menyampaikan keluhan hingga harapan.
Walau suasana cukup padat, Anies tampak sabar menyapa warga satu per satu. Momen sederhana tersebut yang menunjukkan kepedulian dan dukungan moral bagi relawan, lantas mengundang apresiasi dan unggahan dari warga hingga video itu menjadi viral.
Kunjungan ini dilakukan bukan semata untuk menyapa; tujuan utama adalah melihat kondisi lapangan secara langsung serta memberikan semangat dan dukungan psikologis kepada relawan yang berjuang di garis depan. Antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya dianggap sebagai cerminan kedekatan emosional yang terbentuk selama interaksi tersebut.
Di tengah kesedihan pascabencana, momen-momen humanis seperti ini mengingatkan publik bahwa selain bantuan logistik, kehadiran figur publik untuk menunjukkan empati dan memberi dukungan moral mempunyai peran penting bagi pemulihan psikologis korban dan tenaga relawan.
Situasi Terkini di Lapangan
Tim SAR, relawan lokal, serta unsur pemerintahan daerah masih berfokus pada evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan infrastruktur dasar. Koordinasi lintas lembaga menjadi kunci agar bantuan tersalurkan merata ke keluarga terdampak.
Apa yang Diperlukan
Prioritas saat ini meliputi:
• Evakuasi dan tempat pengungsian yang layak
• Bantuan pangan dan kebutuhan dasar (air bersih, selimut, pakaian)
• Dukungan medis dan layanan psikososial bagi korban serta relawan


















