TANGERANG, Baratv.id — Pemerintah Desa Sanglang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka membahas rencana pembangunan desa serta menghimpun berbagai usulan masyarakat untuk menjadi bahan perencanaan pembangunan tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sanglang, Senin (5/10/2026), tersebut diikuti unsur pemerintah desa, masyarakat, serta sejumlah pihak terkait. Dalam agenda tersebut juga dibahas draft usulan tahun 2028 dengan tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.”

Musrenbangdes menjadi forum penting untuk menghimpun berbagai kebutuhan pembangunan dari masyarakat sebelum usulan tersebut dibawa ke tingkat kecamatan dan selanjutnya menjadi bahan pembahasan di tingkat Kabupaten Tangerang.

Kepala Desa Sanglang, Komarrullah, SH, mengatakan Musrenbangdes secara formal merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan.

“Secara formal, Musrenbangdes ini adalah bahan untuk dibawa ke tingkat kecamatan, yaitu Musrenbang Kecamatan, dan selanjutnya dibawa ke Kabupaten Tangerang,” ujar Komarrullah.

Menurutnya, pemerintah desa akan memperjuangkan seluruh hasil rumusan Musrenbangdes agar dapat diteruskan ke tingkat kecamatan hingga masuk dalam pembahasan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Ia berharap berbagai kebutuhan masyarakat yang telah diusulkan dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan 2027.

“Harapan kita tentunya secara formal seluruh kebutuhan kegiatan di 2027 ini dapat kita cover, minimal usulannya. Nanti kita dari pemerintah desa memperjuangkan apa yang sudah tertuang dalam hasil Musrenbangdes,” katanya.

Komarrullah menjelaskan, usulan yang dihimpun mencakup berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, ekonomi, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.

Ia menilai proses Musrenbangdes sangat penting karena usulan pembangunan harus melalui tahapan perencanaan secara formal agar dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

“Kalau kita mengusulkan proyek atau kegiatan tanpa ada usulan dari Musrenbangdes atau Musrenbang Kecamatan, ini tidak akan diakomodir. Oleh karena itu, secara formal ini sangat penting agar seluruh usulan kita dapat dijadikan acuan dalam anggaran 2027 dan dapat dibantu oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Pertanian Jadi Salah Satu Perhatian

Dalam sektor pertanian, pemerintah Desa Sanglang mendorong adanya peningkatan pendampingan dan penyuluhan kepada para petani melalui Dinas Pertanian dan BPP.

“Kita ingin Dinas Pertanian melalui BPP lebih melakukan penyuluhan kepada para petani, karena hampir 80 persen wilayah kita ini merupakan wilayah pertanian dan masyarakat banyak yang bekerja sebagai petani,” ungkap Komarrullah.

Selain pertanian, sektor pendidikan juga menjadi bagian dari usulan pembangunan. Sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Sanglang, baik tingkat SD maupun SMP, disebut masih membutuhkan dukungan infrastruktur.

Salah satunya SD Sanglang 2, yang membutuhkan pembenahan halaman sekolah, termasuk pemasangan paving.

“Oleh karena itu kami bersama elemen masyarakat, termasuk para kepala sekolah, mengusulkan agar pada 2027 dapat diakomodasi. Usulan tersebut kami sampaikan ke tingkat kecamatan sampai ke tingkat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan

Komarrullah juga menyadari adanya kondisi efisiensi anggaran yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi dengan berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat tetap dapat diperjuangkan.

“Kita patut bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk anggota DPRD, agar apa yang kita usulkan ini menjadi sebuah harapan untuk dapat diakomodasi oleh pemerintah daerah. Pembangunan ini sangat dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat meskipun terjadi efisiensi anggaran,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah desa tidak hanya memprioritaskan satu sektor tertentu. Menurutnya, berbagai kebutuhan yang muncul dari masyarakat memiliki tingkat kepentingan masing-masing.

“Tidak ada prioritas tertentu, semuanya prioritas. Hanya tinggal nanti kebutuhan yang kita butuhkan ini kira-kira bisa ter-cover atau tidak dengan anggaran yang ada di pemerintah daerah,” pungkas Komarrullah.

Hasil Musrenbangdes Desa Sanglang selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang Kecamatan, sebelum diteruskan dalam proses perencanaan pembangunan di tingkat Kabupaten Tangerang.