JAKARTA, Baratv.id – Tumpukan sampah kering terlihat menumpuk di salah satu titik kawasan Taman BKT Metland Menteng, RW 02, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Kondisi tersebut membuat warga sekitar khawatir, terutama karena sebagian besar sampah yang menumpuk merupakan material kering yang mudah terbakar.
Di lokasi, sampah tampak menggunung dan belum seluruhnya terangkut. Keberadaannya juga berada di sekitar kawasan permukiman, sehingga warga menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani sebelum menimbulkan persoalan yang lebih serius.
Petugas Lingkungan Hidup (LH) yang berada di lokasi, Mardani, menyebut tumpukan sampah kering tersebut telah berada di lokasi selama lebih dari dua minggu.
Lamanya tumpukan sampah dibiarkan menjadi perhatian warga. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, sampah kering dalam jumlah banyak juga dinilai memiliki risiko apabila terkena sumber api.
Warga mengkhawatirkan berbagai kemungkinan, mulai dari puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga sumber api lain yang dapat memicu kebakaran. Kekhawatiran tersebut semakin besar karena lokasi tumpukan berada tidak jauh dari lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Persoalan ini diharapkan mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan instansi terkait. Penanganan tidak hanya diperlukan untuk mengangkut sampah yang sudah menumpuk, tetapi juga memastikan titik tersebut tidak kembali menjadi lokasi penumpukan.
Jika setelah dibersihkan sampah kembali menumpuk, maka perlu diketahui penyebabnya, termasuk asal sampah dan bagaimana pengawasan kebersihan dilakukan di kawasan tersebut.
Warga berharap pengangkutan dapat segera dilakukan. Mereka juga meminta pengelolaan sampah di sekitar kawasan permukiman mendapat pengawasan yang lebih baik agar tumpukan serupa tidak kembali terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, perhatian warga masih tertuju pada penanganan tumpukan sampah kering tersebut. DLH dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah agar kondisi lingkungan kembali bersih dan potensi risiko kebakaran dapat diminimalkan.
(Red)



















