TANGERANG, Baratv.id — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang melanjutkan pekerjaan peningkatan pada Ruas Jalan Prabu Siliwangi untuk mengatasi genangan dan perbaikan jalan akibat banjir kiriman.

Ruas Jalan Prabu Siliwangi kerap terdampak genangan karena elevasi jalan yang rendah dan saluran eksisting berukuran 60 x 60 cm dengan konstruksi batu kali yang tidak mampu menampung debit air secara optimal. Akibatnya, aliran air meluap dan menggenangi badan jalan sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna.

Sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan, Dinas PUPR Kota Tangerang telah melakukan peningkatan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada 2024, penanganan difokuskan pada peninggian jalan. Untuk 2025, pekerjaan dilanjutkan dengan beberapa pekerjaan teknis seperti yang dirinci berikut.

Rincian Pekerjaan — Paket: Peningkatan Jalan Prabu Siliwangi (Lanjutan)

  • Peninggian jalan sepanjang 105 meter menggunakan beton mutu FS 45 (pelaksanaan 3 hari untuk tahapan pengecoran), lebar 4 meter dan ketebalan 20 cm.
  • Penggantian saluran eksisting sepanjang 105 meter dengan saluran u-ditch ukuran 80 x 80 cm.
  • Pemasangan kanstin pada area median dan bahu jalan sepanjang 105 meter.

Masa pelaksanaan pekerjaan adalah 60 hari kalender. Saat ini progres konstruksi telah memasuki tahap pemasangan kanstin dan pekerjaan diperkirakan hampir rampung.

Taufik Syahzaeni, Dr., ST., M.Si., M.Sc. — Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang:
“Ruas Jalan Prabu Siliwangi ini merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat. Masalah genangan yang selama ini terjadi disebabkan kapasitas saluran lama yang tidak memadai. Dengan peninggian jalan dan pemasangan u-ditch yang lebih besar, kami berharap genangan dapat diminimalisir secara signifikan.”

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan diawasi ketat oleh tim teknis Dinas PUPR untuk memastikan kualitas konstruksi sesuai standar teknis yang berlaku.

“Kami memastikan seluruh proses di lapangan mengikuti standar teknis yang berlaku. Target kami, ketika pekerjaan selesai, masyarakat dapat merasakan peningkatan kenyamanan dan keselamatan saat melintas di jalur ini,”

Dinas PUPR berharap bahwa kombinasi peninggian jalan dan penggantian saluran akan mengurangi potensi genangan, meminimalkan kerusakan pada badan jalan, serta meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di koridor tersebut.